Posted by : Irvan Gunawan
Jumat, 13 Januari 2017
A. Perkembangan
Pada Manusia
Agar
dapat berkembang biak dan melestarikan keturunan, manusia
melakukanperkembangbiakan secara generatif melalui perkawinan.Manusia dapat
memulai proses perkembangbiakan ketika sudah dewasa.Sebelum dewasa, manusia
mengalami proses menuju kedewasaan yang ditandaidengan masa pubertas.
Tahapan/masa
pubertas merupakan salah satu tahapan yang selalu dilalui olehsetiap manusia.
Selama masa pubertas setiap manusia akan mengalamipertumbuhan yang sangat cepat
disertai banyak perubahan. Masa pubertas dimulaipada usia 9-14 tahun, dan
berakhir menjelang usia 20 tahunan dengan ditandaiberhentinya pertambahan
tinggi badan.
Masa
pubertas anak perempuan lebih cepat dibandingkan dengan anak
laki-laki.Perubahan yang jelas terlihat pada perubahan fisiknya yang
mengiringiperubahan utama yang terjadi dalam tubuh.Perubahan tersebut
dikendalikan olehhormon kelamin.Ciri-ciri perubahan fisik dapat kita lihat pada
masa pubertas adalah sebagaiberikut.
Tabel Ciri-ciri perubahan pada masa pubertas
|
Anak
Perempuan
|
Anak
Laki-laki
|
|
1. Tumbuhnya
rambut halus di ketiak dan alat kelamin
2. Suara
jadi melengking
3. Payudara
membesar
4. Panggul
membesar
|
1. Tumbuhnya
rambut halus di ketiak dan alat kelamin
2. Suara
jadi membesar
3. Tumbuh
Jakun
4. Tumbuh
kumis, jambang dan janggut
|
Setelah
usia 40 tahun tubuh kita akan menua dengan cepat. Masa ini disebutlanjut usia.
Masa lanjut usia ditandai dengan kulit menjadi berkerut, tulang-tulangmakin
rapuh, otot makin lemah, rambut menipis, dan memutih. Pada akhirnya fungsiorgan
dalam tubuh berhenti dan suatu saat seseorang meninggal.
B. Perkembangbiakan
Tumbuhan
1. Tumbuhan
berkembangbiak secara generatif
Alat perkembangiakan tumbuhan adalah benang sari dan
putik.Benangsari merupakan alat kelamin jantan dan putik merupakan alat kelamin
betina.Benang sari terdiri dari tangkai sari dan kepala sari.Pada kepala sari
yangcukup tua terdapat kotak sari yang berisi serbuk sari.Di dalam setiap
serbuksari terdapat sel kelamin jantan atau spermatozoid.
Putik terdiri kepala putik, tangkai putik,dan bakal
buah. Di dalam bakal buahterdapat satu atau lebih bakal biji.Di dalam setiap
bakal biji terdapat kantunglembaga yang mengandung beberapa inti.Salah satu
inti itu merupakan selkelamin betina atau sel telur (ovum).Seperti telah
dijelaskan di bagian sebelumnya, perkembangbiakan generative pada tumbuhan
didahului dengan peristiwa penyerbukan.Berdasarkan asalserbuk sari, penyerbukan
dibedakan menjadi empat macam.
a. Penyerbukan
sendiri, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
b. Penyerbukan
tetangga, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga laintetapi kedua bunga
itu masih satu pohon.
c. Penyerbukan
silang, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yangberbeda pohon
tetapi masih satu jenis.
d. Penyerbukan
bastar, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yangberbeda pohon
dan tidak sejenis tetapi masih satu famili. Contohpenyerbukan antara cabe merah
dengan cabe rawit.
2. Tumbuhan
berkembang biak secara vegetative
Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan
dikelompokkan menjadiperkembangbiakan vegetatif alami dan vegetatif buatan.
a. Perkembangbiakan
vegetatif alami
b. Perkembangbiakan
vegetatif buatan
C. Perkembangbiakan
Hewan
1. Perkembangbiakan
secara tidak kawin pada hewan
a. Membelah
diri
b. Tunas
2. Perkembangbiakan
generatif (kawin) pada hewan
a. Hewan
Melahirkan atau Vivipar
b. Hewan
Bertelur atau Ovipar
c. Hewan
Bertelur - Melahirkan atau Ovovivipar
Kemungkinan
Kesulitan yang dihadapi :
Perkembangan
pada manusia dan perkembangbiakan tumbuhan
·
Untuk
mengenalkan materi perkembangan pada manusia dan tumbuhan mungkin tidak begitu
kesulitan, hanya saja pada materi ini banyak istilah-istilah biologi yang
digunakan yang mungkin masih asing di dengar oleh siswa.
·
Dalam
menyampaikan materi mengenai perkembangbiakan pada tumbuhan khususnya pada
proses penyerbukan mungkin perlu adanya media yang dapat memudahkan siswa dalam
memahami materi tersebut.
Solusi :
·
Memberikan
suatu penjelasan yang mudah dipahami siswa dengan disertai contoh-contoh yang
jelas.
·
Dapat
diatasi dengan cara menggunakan media animasi (visual maupun video)
