Posted by : Irvan Gunawan
Jumat, 13 Januari 2017
A. Makhluk
Hidup yang Hampir Punah
Banyak
tumbuhan dan hewan menjadi langka. Tahukah kamu apakah yang dimaksud dengan
hewan dan tumbuhan langka?Tumbuhan dan hewan langka adalah hewan dan tumbuhan
yang jumlahnya sangat sedikit sehingga kita jarang menemukan di alam.
Kelangkaan hewan dan tumbuhan disebabkan oleh:
1. Penggunaan hewan dan tumbuhan
yang berlebihan
2. Perburuan dan penangkapan hewan
liar
3. Penebangan pohon langka untuk
kepentingan manusia
B. Tumbuhan
yang Hampir Punah di Indonesia
1. Rafflesia
Arnoldi
Bunga
Rafflesia arnoldi berukuran sangat besar dan berbau busuk.Ukuran diameter
bunganya antara 30 hingga 150 cm. Karena baunya busuk, Rafflesia arnoldi juga
disebut bunga bangkai.Pada umumnya, bunga ini berwarna merah dengan
bintik-bintik putih.
Rafflesia
arnoldi hidup sebagai parasit pada akar tumbuhan lain. Rafflesia arnoldi
tersebar di Sumatera barat, Lampung, Bengkulu, dan Kalimantan Barat.
2. Eboni
Eboni
atau kayu hitam adalah pohon yang batangnya dapat mencapai 40 meter.Kayunya
mudah dipelitur, kuat, tahan lama, dan halus.Eboni digunakan untuk membuat
barang kerajinan dan untuk bahan bangunan.Eboni tersebar di daerah Sulawesi.
3. Kayu
Besi
Kayu
besi atau kayu ulin adalah pohon yang batangnya dapat berdiameter 1,5 meter dan
tingginya dapat mencapai 60 meter. Kayunya keras dan sangat lunak.Kayu besi
digunakan untuk bangunan.Kayu besi tersebar di daerah Kalimantan dan Sumatra.
C. Hewan
yang hampir punah di Indonesia
1. Burung
Cendrawasih
Burung
cendrawasih hidup di Papua.Burung ini banyak diburu karena bulunya sangat
indah.Akibatnya, jumlah burung cendrawasih makin sedikit dan harus dilindungi
dari para pemburu yang ingin menangkapnya.
2. Burung
Jalak bali
Burung
jalak bali hidup di Bali. Burung ini banyak diburu karena bulunya putih dan
jambul di kepalanya yang khas. Akibatnya, jumlah burung jalak bali makin
sedikit dan harus dilindungi dari para pemburu yang ingin menangkapnya.
3. Babirusa
Babirusa
hidup di Pulau Buru dan Sulawesi. Babi ini berbeda dengan jenis babi yang lain.
Babirusa memiliki gigi taring bawah yang menonjol ke luar dan melengkung ke
atas sehingga mirip tanduk rusa.
4. Badak
Bercula Satu
Badak
bercula satu hidup di Ujung Kulon, daerah di ujung barat Banten.Sesuai dengan
namanya, badak ini hanya memiliki satu cula di atas hidungnya.Cula merupakan
kumpulan rambut yang menyatu dan mengeras.
5. Komodo
Komodo
tampak seperti kadal raksasa.Komodo hanya hidup di Pulau Komodo, Nusa Tenggara
Timur.Hewan ini termasuk hewan pemakan daging. Namun, komodo akan lari jika
berjumpa dengan manusia. Jika keselamatannya terancam, komodo dapat menyerang
dengan ganas.
6. Orang
utan
Orang
utan hidup di Sumatra dan Kalimantan.Orang utan merupakan jenis kera berambut
kemerahan dan termasuk jenis kera yang cerdik.
D. Usaha
Pencegahan Kepunahan Hewan dan Tumbuhan
Pelestarian
hutan merupakan salah satu bentuk usaha untuk melestarikan sumber daya alam
hayati.Pelestarian hutan meliputi pelestarian hewan dan tumbuhan yang hidup di
dalamnya.Usaha pelestarian tersebut dibedakan menjadi pelestarian in-situ dan
pelestarian ex-situ.
1. Pelestarian
in-situ adalah pelestarian hewan dan tumbuhan yang dilakukan pada habitat
asli. Misalnya, pelestarian komodo di Pulau Komodo dan badak bercula satu di
Ujung Kulon.
2. Pelestarian
ex-situ adalah pelestarian hewan dan tumbuhan yang dilakukan dengan
memindahkan dari habitat aslinya dan dipelihara di tempat lain yang sesuai.
Misalnya, kebun binatang yang banyak memelihara hewan dari tempat lain.
E. Usaha
pelestarian hewan dan tumbuhan langka juga dilakukan dengan melindungi suatu
wilayah tertentu. Wilayah tersebut antara lain :
1. Cagar
Alam adalah daerah yang kelestarian tumbuhan dan hewan yang terdapat di
dalamnyadilindungi Undang-Undang dari bahaya kepunahan. Cagar alam yang
terkenal di Indonesia antara lain sebagai berikut : Cagar Alam Pulau Dua di Jawa Barat, untuk melindungi berbagai
jenis burung laut ( kerajaan burung )
a. Cagar Alam Ujung Kulon di
Banten, untuk melindungi berbagai jenis hewan, antara lain badak, rusa,
buaya, banteng, babi hutan, dan burung merak
b. Cagar Alam Penunjang Pangandaran
di Jawa Barat. Selain melestarikan hutan, tempat ini juga
merupakan tempat untuk melindungi rusa, banteng, dan babi hutan.
c. Cagar Alam Raflesia di Bengkulu. Tempat ini khusus melindungi
bunga raflesia ( Rafflesia arnoldi ) yang merupakan bung terbesar di dunia.
2. Suaka
Margasatwa adalah cagar alam yang khusus digunakan untuk melindungi hewan
yang hidup di dalamnya. Contoh suaka margasatwa yang ada di Indonesia adalah
sebagai berikut:
a. Suaka Margasatwa Gunung Leuser
di Aceh, merupakan suaka margasatwa yang terbesar di
Indonesia. Hewan yang dilindungi di tempat ini antara lain, gajah, badak
sumatra, orang utan, tapir, harimau, kambing hutan, rusa, dan berbagai
jenis burung
b. Suaka Margasatwa Pulau Komodo
di Nusa Tenggara Timur, terutama melindungi komodo.
Selain komodo, tempat ini juga melindungi burung kakak tua, ayam hutan, kerbau
liar, babi hutan, dan rusa
3. Taman
Nasional merupakan kawasan pelestarian alam sesuai dengan ekosistem
aslinya. Taman Nasional dapat digunakan untuk kepentingan pendidikan,
penelitian, budaya, dan pariwisata.Contohnya adalah Taman Nasional Gunung Gede
Pangrago di Jawa Barat dan Taman Nasional Bunaken di Sulawesi.
Sumber daya alam hayati yang berupa tumbuhan, hewan, dan
jasad renik merupakan kekayaan alam yang sangat berharga.Fungsi tumbuhan yang
paling penting adalah sebagai pemasok oksigen yang diperlukan untuk pernapasan
makhluk hidup.
Setiap
jenis makhluk hidup selalu berkaitan dengan habitatnya.Penggundulan hutan
untyuk kepentingan manusia dapat menyebebkan habitat berbagai jenis tumbuhan,
hewan, dan jasad renik berubah. Jika habitatnya berubah, sebagian besar
tumbuhan, hewan, dan jasad renik akan mati. Kematian tersebut menyebabkan tidak
ada lagi keseimbangan ekosistem di hutan.Akibatnya, hilanglah kehidupan
berbagai jenis makhluk hidup. Makhluk hidup yang telah hilang kehidupannya
tidak digantikan oleh makhluk hidup lain.
Kemungkinan
Kesulitan yang dihadapi :
A.
Makhluk
Hidup yang Hampir Punah
Dalam mengajar
tentang makhluk hidup yang hampir punah sebenarnya tidak ada kesulitan.Hanya untuk
mengenalkan jenis hewan dan tumbuhan saja yang masih terdengar asing di telinga
siswa.
B. Pentingnya
Pelestarian Makhluk Hidup
Ada beberapa istilah yang memang perlu adanya
pengklasifikasian agar tidak tertukar definisinya seperti cagar alam, suaka
margasatwa dan taman nasional.
Solusi :
A. Makhluk
Hidup yang Hampir Punah
Menggunakan
media visual (gambar) hewan-hewan yang ada dalam materi ajar untuk mengenalkan
pada siswa.
B. Pentingnya
Pelestarian Makhluk Hidup
Menggunakan
model pembelajaran berbasis masalah, yang menuntut siswa untuk berperan aktif,
mengidentifikasi dan mengivestigasi karena wilayah-wilayah tersebut terbentuk
akibat dari satu masalah, yakni kepunahan makhluk hidup.
