Posted by : Irvan Gunawan
Jumat, 13 Januari 2017
A.
Pembusukan pada Benda
1. Penyebab Pembusukan
Pembusukan umumnya terjadi pada bahan makanan.
Penyebab pembusukan adalah karena adanya makhluk hidup yang berukuran sangat
kecil,seperti bakteri dan jamur. Jamur merupakan penyebab yang utama
dari pembusukan. Jamur akan mudah berkembang pada keadaan lingkungan yang lembab.
Jika kondisi lingkungan lembap dan banyak air, jamur akan tumbuh dengan subur.
Selain itu, jamur tumbuh dengan pesat di tempat yang memiliki suhu yang hangat,
tidak terlalu dingin. Dengan kondisi demikian, akan mempercepat
pembusukan. Kandungan air yang terlalu banyak dalam bahan makanan menyebabkan
pembusukan lebih mudah terjadi. Jamur dan bakteri penyebab pembusukan akan
tumbuh berkembang dengan cepat jika banyak udara.
2.
Mencegah
Pembusukan
Pembusukan dapat dicegah dengan cara-cara sebagai berikut.
a. Pengeringan
b. Penyimpanan dalam lemari pendingin
c. Pemberian bahan pengawet
d. Penyimpanan dalam tempat atau kemasan kedap udara
B.
Pelapukan pada Benda
Benda yang umumnya mengalami pelapukan adalah kayu. Namun,
batuan yang keras pun dapat mengalami pelapukan. Pelapukan disebabkan oleh kondisi
lingkungan seperti udara yang lembap dan kandungan air yang banyak. Kehadiran
makhluk hidup yang lain, seperti rayap dapat mempercepat pelapukan. Rayap memakan
kayu dengan cara melubangi kayu. Kayu yang berlubang-lubang menyebabkan air dapat
masuk sehingga mempercepat pelapukan.Kayu yang melapuk dapat juga disebabkan
oleh jamur dan lumut yang tumbuh di atasnya.Pelapukan pada kayu dapat dicegah
dengan cara melapisi kayu dengan cat dan pernis. Dengan caratersebut dapat menutupi
celah-celah yang terdapat dalam kayu. Beberapa pengusaha kayu merendam kayu
dalam lumpur agar menutup pori-pori dalam kayu.
C.
Perkaratan pada Benda
Logam yang dapat mengalami perkaratan
adalah besi dan berbagai logam hasil campuran besi. Jika besi disimpan beberapa
lama dalam keadaan terbuka maka akan mengalami perkaratan. Udara yang ada di
sekitar kita mengandung oksigen. Oksigen dimanfaatkan makhluk hidup untuk
bernapas. Namun, jika oksigen bersentuhan dengan logam besi secara terus menerus
dalam waktu tertentu maka akan timbul karat. Pernahkah kamu melihat besi yang
berkarat. Perkaratan sangat merugikan bagi manusia. Logam besi sebelum berkarat
memiliki sifat yang kuat, keras dan mengkilap. Namun, jika sudah mengalami
perkaratan, besi tersebut menjadi rusak, mudah patah, rapuh, warnanya berubah
menjadi coklat bahkan menjadi hitam.
Perkaratan akan lebih cepat terjadi jika lingkungan yang basah. Selain itu, air yang mengandung mineral seperti garam akan lebih cepat menghasilkan karat.
A. Benda yang Terbuat dari Karet
Getah karet yang telah diolah akan digunakan untuk bahan baku berbagai benda. Karet bersifat tahan air, sehingga sangat baik digunakan sebagai bahan membuat jas hujan dan selang plastik. Karet juga bersifat isolator listrik, yaitu dapat menghambat aliran listrik.Oleh karena itu, karet digunakan untuk pembungkusluar kabel-kabel listrik yang terbuat dari tembaga.Tujuan penggunaan karet adalahagar tidak terkena aliran listrik.
B. Benda yang Terbuat dari Plastik
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan bahan yang terbuat dari plastik. Alasan penggunaan benda ini karena sifat benda yang terbuat dari plastic ringan, tidak tembus air, termasuk bahan isolator panas, dan isolator listrik. Plastik berasal dari hasil samping pengolahan minyak bumi. Karena sifatnyayang telah dijelaskan di atas, plastik sering digunakan.Namun, ada kelemahan dari penggunaan plastik ini.Jika kita membuang sampah yang terbuat dari plastik ketanah, maka setelah beberapa tahun kemudian, plastik ini masih tidak terurai.
Perkaratan akan lebih cepat terjadi jika lingkungan yang basah. Selain itu, air yang mengandung mineral seperti garam akan lebih cepat menghasilkan karat.
A. Benda yang Terbuat dari Karet
Getah karet yang telah diolah akan digunakan untuk bahan baku berbagai benda. Karet bersifat tahan air, sehingga sangat baik digunakan sebagai bahan membuat jas hujan dan selang plastik. Karet juga bersifat isolator listrik, yaitu dapat menghambat aliran listrik.Oleh karena itu, karet digunakan untuk pembungkusluar kabel-kabel listrik yang terbuat dari tembaga.Tujuan penggunaan karet adalahagar tidak terkena aliran listrik.
B. Benda yang Terbuat dari Plastik
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan bahan yang terbuat dari plastik. Alasan penggunaan benda ini karena sifat benda yang terbuat dari plastic ringan, tidak tembus air, termasuk bahan isolator panas, dan isolator listrik. Plastik berasal dari hasil samping pengolahan minyak bumi. Karena sifatnyayang telah dijelaskan di atas, plastik sering digunakan.Namun, ada kelemahan dari penggunaan plastik ini.Jika kita membuang sampah yang terbuat dari plastik ketanah, maka setelah beberapa tahun kemudian, plastik ini masih tidak terurai.
C. Benda yang Terbuat
dari Logam
Logam merupakan bahan yang
sering digunakan, khususnya untuk alat-alat rumah tangga.Sifat logam diantaranya
kuat, keras, dapat menghantarkan panas dan listrik, serta mudah dibentuk menjadi
berbagai benda sesuai dengan keperluan. Logam yang ada di alam terdiri dari
beberapa macam, di antaranya emas, perak, aluminium, besi, timah, tembaga,
nikel, dan masih banyak lagi.
D. Benda yang Terbuat
dari Kayu
Kayu berasal dari batang
tumbuhan berkayu. Kayu sering digunakan oleh manusia untuk bahan baku berbagai
alat rumah tangga atau untuk bahan bangunan. Kayu banyak dimanfaatkan manusia
karena menyukai tekstur atau pola yang muncul pada kayu. Kebanyakan, kayu
digunakan untuk mebel. Kayu bersifat ringan, mudah dibentuk, tidak tembus
pandang, serta tidak mudah menghantarkan listrik dan panas. Kelemahan penggunaan
kayu sebagai alat rumah tangga adalah sifatnya yang mudah melapuk. Beberapa
serangga seperti rayap sering merusak kayu dengan cara menggigit dan melubangi kayu.
Jika kayu disimpan di tempat yang lembap maka kayu akan mudah mengalami
pelapukan.
Kemungkinan kesulitan yang dihadapi:
-
Solusi:
-
