Posted by : Irvan Gunawan
Jumat, 13 Januari 2017
A. Pengertian
Tata Surya
Tata
surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri dari matahari dan
planet-planet yang mengelilinginya, dengan matahari sebagai pusat tata surya.
B. Planet-Planet
Ada
sembilan planet dalam tata surya, yaitu
1. Merkurius
Jarak planet ini dengan
Matahari adalah 57,9 juta km. Akibatnya, planet ini paling banyak mendapat
panas matahari. Bentuk Merkurius selalu berubah-ubah.Kadang seperti bulan
penuh, kadang seperti bulan setengah, dan kadang seperti bulan sabit.Planet ini
tidak mempunyai satelit.
2. Venus
Planet ini selalu
tampak terang. Jarak planet ini dengan Matahari adalah 108,2 juta km. Venus
kadang terlihat di sebelah timur sebelum Matahari terbit, sehinnga disebut
Bintang Timur atau Bintang Pagi. Kadang juga terlihat di sebelah barat sebelum
Matahari terbenam, sehingga dinamakan Bintang Senja, Bintang Kejora, atau
Bintang Barat.Planet ini juga tidak memiliki satelit.
3. Bumi
Merupakan satu-satunya
planet yang dihuni oleh makhluk hidup.Bumi berevolusi memerlukan waktu 365 1/4
hari.Dua pertiga permukaan bumi ditutupi oleh air. Bumi memiliki gaya
gravitasi, sehingga kita tetap melekat di atasnya dan tidak terlempar. Satelit
yang dimiliki Bumi hanya satu, yaitu Bulan.
4.
Mars
Mars disebut juga
planet merah, karena jika dilihat langsung dengan mata atau dengan teropong,
tampak berwarna kemerah-merahan. Jarak planet ini dengan Matahari adalah 249,1
juta km. Mars berevolusi memerlukan waktu 687 hari. Planet ini empunyai dua
satelit, yaitu Phobos dan Deimos.
5. Yupiter
Planet ini merupakan
palnet terbesar dalam tata surya. Jarak Yupiter dengan matahari adalah 778 juta
km. Yupiter mempunyai 16 satelit dan berevolusi memerlukan waktu 11,9 tahun.
6. Saturnus
Saturnus merupakan
palnet yang enak dipandang, karena adanya cincin-cincin yang
melingkarinya.Planet ini tamapk kekuning-kuningan. Jarak planet ini dengan
Matahari adalah 1.426 juta km. Berevolusi memerlukan waktu 29,5 tahun. Saturnus
memiliki 18 satelit.
7. Uranus
Jarak planet ini dengan
matahari adalah 2.869 juta km. Uranus berevolusi membutuhkan waktu 84 tahun dan
memiliki 15 satelit.
8. Neptunus
Jarak Neptunus ke
Matahari adalah 4.490 juta km, sehingga kelihatan redup.Akan tetapi, planet ini
berwarna cerah kebiru-biruan.Neptunus berevolusi memerlukan waktu 165 tahun dan
mempunya 8 satelit.
C.
Benda-Benda Langit yang Mengelilingi
Matahari
1.
Meteorid
Meteorid
adalah benda-benda langit berukuran kecil yang melayang-layang di angkasa
dengan kecepatan tinggi dan tidak mempunyai lintasan tertentu.Sedangkan meteor
adalah meteorid yang tertarik oleh planet dan berpijar karena bergesekan dengan
atmosfer planet yang menariknya.
2.
Komet
Komet adalah benda
langit yang terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku dan mengelilingi
matahari dengan orbit yang sangat lonjong. Komet juga sering disebut bintang
berekor.
3.
Asteroid
Asteroid adalah benda-benda
langit berukuran kecil yang mengitari matahari pada lintasan tertentu.
4.
Satelit
Satelit merupakan
pengiring planet, karena satelit selalu menemani planet dalam peredarannya
mengelilingi matahari.
D.
Gerakan Bumi dan Bulan
Gerakan
Bumi dan Bulan.Bumi mempunyai dua macam gerakan, yaitu rotasi dan
revolusi.Akibat rotasi dan revolusi Bumi mengakibatkan beberapa
peristiwa.Peristiwa-peristiwa ini tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita
karena hampir semua orang pernah mengalaminya.Peristiwa seperti terjadinya
siang dan malam, matahari terbit di sebelah timur dan tenggelam di sebelah
barat, perbedaan waktu di berbagai belahan bumi, percepatan gravitasi bumi
merupakan akibat dari rotasi bumi. Untuk lebih lengkapnya
akan diuraikan sebagai berikut :
1.
Rotasi Bumi
Perputaran
Bumi pada porosnya disebut rotasi Bumi.Untuk satu kali rotasi, Bumi memerlukan
waktu sehari 23 jam 56 menit atau dibulatkan menjadi 24 jam. Bumi
berotasi dari barat ke timur, gerak rotasi Bumi menyebabkan berbagai peristiwa,
antara lain :
a.
Terjadinya siang dan malam
b.
Gerak Semu Harian Matahahari
c.
Perbedaan Waktu di Berbagai Tempat di
Dunia
d.
Perbedaan Percepatan Gravitasi di
Permukaan Bumi
2.
Revolusi Bumi
Selain
berputar pada porosnya, Bumi juga berputar mengelilingi Matahari.Gerakan Bumi
mengelilingi Matahari disebut revolusi Bumi.Untuk satu kali revolusi, Bumi
membutuhkan waktu satu tahun (365¼ hari).Revolusi Bumi membawa beberapa
pengaruh terhadap Bumi. Diantaranya adalah sebagai berikut :
a.
Pergantian Musim
b.
Gerak Semu Tahunan Matahari
3.
Gerakan Bulan
Bulan memiliki dua
macam gerakan, yaitu rotasi dan revolusi. Akibat yang ditimbulkan oleh rotasi
dan revolusi Bulan antara lain sebagai berikut :
a.
Rotasi Bulan
Perputaran Bulan pada
porosnya disebut rotasi Bulan.Untuk satu kali rotasi, Bulan membutuhkan waktu
sebulan (29½ hari). Rotasi Bulan tidak memberikan pengaruh apa pun terhadap
kehidupan di Bumi.
b.
Revolusi Bulan
Sebagai
satelit Bumi, Bulan bergerak mengelilingi Bumi.Gerakan Bulan mengelilingi Bumi
disebut revolusi Bulan.Waktu yang diperlukan Bulan untuk satu kali revolusi
adalah sebulan (29½ hari).
E. Pengaruh
Gerakan Bumi dan Bulan
1. Gerhana
Bulan
Gerhanan bulan yaitu
peristiwa terhalangnya cahaya matahari yang menuju ke bulan oleh bumi.Peristiwa
ini mengakibatkan bulan menjadi gelap karena tidak ada cahaya matahari yang
dipantulkan.Gerhana bulan terjadi jika posisi Matahari, Bumi dan Bulan dalam
satu garis lurus.Posisi bumi terletak diantara matahari dan bulan.Ada tiga
jenis gerhana bulan. Gerhana bulan total
terjadi apabila bulan berada tepat pada daerah umbra (bayangan inti bumi).
Apabila hanya sebagian saja permukaan bulan yang masuk ke dalam bayangan inti
dan sebagian yang lainnya ada dalam bayangan kabur, maka dinamakan gerhana
bulan sebagian. Sedangkan gerhanan bulan penumbra jika seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra bumi. Pada saat gerhanan
bulan penumbra, bulan masih terlihat meskipun tidak terlalu terang.Lamanya
gerhana bulan bisa mencapai 6 bulan. Akan tetapi untuk gerhana total hanya 1
jam 40 menit.
2. Gerhana
Matahari
Gerhana matahari yaitu
peristiwa tertutupnya matahari oleh bulan yang mengakibatkan terhalangnya
cahaya matahari untuk sampai ke bumi. Gerhana matahari akan terjadi jika
matahari, bumi, dan bulan terletak pada satu garis lurus. Pada saat gerhanan
matahari bulan terletak diantara matahari
dan bumi. Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40
detik.Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah matahari dengan
mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan
mengakibatkan kebutaan. Perlu kamu ketahui, gerhana matahari ada tiga macam
yaitu gerhana matahari total, gerhana
matahari sebagian, dan gerhana matahari cincin.
3. Gerhana
Matahari Total
Gerhana matahari total
atau disebut juga gerhana matahri sempurna. terjadi jika permukaan bumi tertutupi
oleh bayang-bayang umbra bulan. Gerhana ini terjadi hanya di daerah yang
terkena umbra (bayangan inti) bulan.
4. Gerhana
Matahari Sebagian
Gerhana matahari
sebagian terjadi jika permukaan bumi tertutupi penumbra bulan.Jadi, matahari
tidak tertutup sempurna oleh bulan.Pada gerhana matahri sebagian, masih ada
bagian matahari yang yang terlihat terang.Waktu berlangsungnya gerhana matahari
sebagian lebih lama dibanding dengan waktu berlangsungnya gerhana matahri
total.Hal ini karena penumbra bulan lebih luas dari umbra bulan.
5. Gerhana
Matahari Cincin
Gerhana matahari cincin
terjadi pada saat bulan berada pada titik terjauhnya dari bumi.Pada kedudukan
ini panjang kerucut umbra tidak cukup menutupi bumi tetapi perpanjangan umbra
bulan yang menutupi bumi.Daerah di permukaan bumi yang terletak di perpanjangan
umbra bulan mengalami gerhana cincin.Di daerah yang mengalami gerhana ini,
matahari tampak bercahaya yang bentuknya seperti cincin.Sedangkan di bagian
tengahnya tampak kabur.
F. Sistem
Penanggalan
Bumi mengelilingi
matahari (revolusi bumi) dan bulan mengelilingi bumi (revolusi bulan)
dimanfaatkan oleh manusia untuk menandai waktu dari hari ke hari.Sistem
penanggalan yang digunakan ada dua jenis, yaitu kalender Masehi atau tahun
syamsiah dan kalender Hijriah atau tahun komariah.Tahun Masehi berdasarkan
revolusi bumi dan tahun Hijriah berdasarkan revolusi bulan.
1. Tahun
Masehi
Tahun Masehi didasarkan
pada peredaran bumi mengelilingi matahari.Satu kali revolusi bumi memerlukan
waktu 365 1/4 hari.Jadi, satu tahun Masehi sebenarnya terdiri dari 365 1/4
hari.Untuk mempermudah perhitungan, satu tahun Masehi ditetapkan 365 hari.Sisa
1/4 hari dijumlahkan hingga mencapai satu hari.Satu hari itu ditambahkan dalam
tahun Masehi setiap empat tahun sekali, yaitu pada bulan Februari.Dengan
demikian, setiap empat tahun sekali, satu tahun Masehi memiliki 366 hari.Satu
tahun Masehi dibagi menjadi 12 bulan.
Dalam
tahun Masehi, orang mengenal istilah tahun biasa dan tahun kabisat.Tahun biasa
berjumlah 365 hari, sedangkan tahun kabisat jumlah harinya 366 dan bulan
Februari memiliki 29 hari.
Ada dua syarat
mengetahui tahun kabisat.
a.
Untuk angka tahun biasa, tahun kabisat
adalah tahun yang angkanya habis dibagi 4. Contohnya, tahun 2000, 2004, dan
2008.
b.
Untuk angka tahun abad, tahun kabisat adalah
tahun yang angkanya habis dibagi 400. Contohnya, tahun 1200, 1600, dan 2000.
2. Tahun
Hijriyah
Tahun Hijriah
didasarkan pada peredaran bulan mengelilingi bumi.Satu kali revolusi bulan
memerlukan 29 1/2 hari.Tahun Hijriah terdiri atas 12 bulan. Jadi, dalam satu
tahun Hijriah sama dengan 29 1/2 × 12 = 354 hari. Untuk mempermudah dalam
perhitungan hari, orang mengubah jumlah hari dalam satu bulan menjadi 29 atau
30 hari.Jumlah hari dalam satu bulan dilakukan secara bergantian.
Dalam
tahun Hijriah, orang mengenal tahun biasa dan tahun kabisat.Tahun biasa
mempunyai hari berjumlah 354, sedangkan tahun kabisat bejumlah 355 hari.Satu
hari tersebut ditambahkan pada bulan Zulhijah.Pada kalender Hijriah ditentukan
11 tahun kabisat dalam periode 30 tahun.Untuk mengetahui suatu tahun tergolong
tahun biasa atau tahun kabisat pada kalender Hijriah, yaitu membaginya dengan
30.Setelah dibagi 30 yang menjadi perhatian adalah angka yang merupakan sisa
pembagian.
Apakah
tahun 1428 H termasuk tahun biasa atau tahun kabisat?Caranya jika 1428 di bagi
30 hasilnya 47, sisa 18.Pada Tabel angka 18 menunjukkan tahun kabisat.Jadi,
tahun 1428 H termasuk tahun kabisat dengan jumlah hari 355.
·
Angka yang dikurung menunjukkan tahun
kabisat.
·
Angka yang tidak dikurung menunjukkan
tahun biasa.
·
Setelah tahun ke-30, perhitungan diulang
kembali. Jadi, tahun ke-31 sama dengan tahun-1, tahun ke-32 sama dengan
tahun-2, dan seterusnya.
Kemungkinan Kesulitan yang
Dihadapi :
A. Sistem
Tata Surya dan Posisi Penyusun Tata Surya
Dalam penyusunan, harus
sistematis.Tidak boleh ditukar urutannya.Siswa harus bisa mengurutkan
penyusunan dengan benar.
B. Peristiwa
Rotasi Bumi, Revolusi Bumi dan Revolusi Bulan
Pergeraka bumi maupun
bulan terjadi secara semu, artinya ada namun dengan gerakan sangat lambat.Maka
perlu diberi perhatian khusus untuk untuk materi ini.Yaitu penggunaan media
pembelajaran.
C. Gerhana
Bulan dan Gerhana Matahari
Gerhana bulan dan
matahari bisa saja dilakukan pembelajaran kontekstual jika saja periodenya
memang memungkinkan.Tapi hampir tidak mungkin membelajarkan secara konteksual.
D. Perhitungan
Kalender Masehi dan Kalender Hijriah
Dalam mengajarkan
sistem kalenderisasi, siswa diharuskan untuk menghapal nama, urutan dan hari
pada bulan. Hal ini cukup menyulitkan, terutama untuk kalender hijriah.
Solusi :
A. Sistem
Tata surya dan Posisi Penyusunan Tata Surya
Menggnakan alat peraga
susunan tata surya yang dapat dibongkar pasang.sehingg siswa dapat menyusunnya
sendiri dan mengetahui susunan yang tepat.
B. Peristiwa
Rotasi Bumi, Revolisi Bumi dan Revolusi Bulan
Menggunakan media
audio-visual untuk memperlihatkan proses terjadinya revolusi maupun rotasi pada
bumi dan bulan.
C. Gerhana
Bulan dan Gerhana Matahari
Menggunakan alat peraga
sederhana sepert senter untuk cahaya matahari, kelereng untuk bulan dan bola
tenis meja untuk bumi.siswa dapa mendemonstrasikannya sendiri.
D. Perhitungan
Kalender Masehi dan Kalender Hijriah
Menggunakan tabel untuk
membantu siswa dalam menghapal nama, urutan, dan jumlah hari dalam setiap bulan
pada kalender hijriah.
